BUKAN ~TAHTA ATAU KEKUASAAN~, TAPI KEMANUSIAN
Ini bukan tentang tahta,
bukan pula tentang kuasa.
Bukan derap sepatu yang menekan bumi,
bukan kilau senjata yang menakuti.
Ini tentang Affan—
seorang anak muda,
yang hanya menukar peluh
dengan sesuap harapan untuk keluarganya.
Namun tubuhnya kini rebah,
dihancurkan roda besi yang seharusnya menjaga,
bukan membinasakan.
Wahai aparat negeri,
apakah nyawa rakyat
sedemikian murah di hadapanmu?
Apakah jerit seorang ibu
tak cukup mengguncang nurani?
Kami berdiri di sini,
bukan untuk membalas,
bukan untuk mengutuk,
tetapi untuk menagih kemanusiaan.
Ingatlah—
pelindung sejati bukanlah baja,
bukan tameng, bukan rantis.
Pelindung sejati adalah hati,
yang berdenyut bersama rakyat,
yang menangis kala rakyat menangis.
Maka hentikanlah kekerasan!
Tegakkanlah keadilan!
Biarkan darah yang tumpah ini
menjadi peringatan, bukan kebiasaan.
Sebab bangsa akan berdiri
bukan di atas ketakutan,
melainkan di atas kepercayaan
bahwa aparat adalah sahabat,
bukan bayangan maut
di tengah jalanan rakyat.
By: Andi Prasetiyo (Wakil Ketua Bidang Internal)


Komentar
Posting Komentar